Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Penulis

Dian Amalia Ariani

WHO Dukung Kampanye Crowdfunding Global untuk Kesehatan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mendukung kampanye 1 Dollar 1 World, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk menunjukkan solidaritas terhadap kesehatan global melalui donasi kecil namun berdampak besar. Dengan menggandeng WHO Foundation, WHO memperluas jangkauan kampanye ini untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan bagi semua. Untuk pertama kalinya, WHO mengaktifkan jaringan…

Dian Amalia Ariani

WHO Dukung Kampanye Crowdfunding Global untuk Kesehatan

KEBEBASAN PERS: Kosongnya Jaminan Keselamatan Jurnalis

Jakarta, Prohealth.id – Indeks Keselamatan Jurnalis 2024 menunjukkan peningkatan skor menjadi 60,5, masuk dalam kategori “Agak Terlindungi”. Skor ini naik 0,7 poin dari tahun sebelumnya. Namun, di tengah transisi pemerintahan baru, sebagian besar jurnalis masih merasa cemas akan masa depan kebebasan pers di Indonesia. Dewan Pengawas Yayasan TIFA, Natalia Soebagjo, mengungkapkan bahwa sebanyak 66 persen…

Dian Amalia Ariani

KEBEBASAN PERS: Kosongnya Jaminan Keselamatan Jurnalis

INDONESIA GELAP: Ancaman Krisis Iklim dan Ekonomi Akibat Deforestasi 

Pemerintah Indonesia tengah merancang proyek ambisius. Proyeknya membuka 20 juta hektare hutan untuk lumbung pangan dan energi. Luasnya setara dengan dua kali Pulau Jawa. Namun, di balik narasi ketahanan pangan dan energi, kebijakan ini memantik kritik tajam. Tentu bukan hanya karena dampaknya terhadap lingkungan, tetapi juga ketimpangan distribusi lahan dan nasib masyarakat lokal yang terpinggirkan.…

Dian Amalia Ariani

INDONESIA GELAP: Ancaman Krisis Iklim dan Ekonomi Akibat Deforestasi 

Hari PRT Nasional: 20 Tahun RUU Diperjuangkan dan Diabaikan

Setiap pagi, sebelum matahari terbit, Wina sudah bangun. Dapur masih gelap, hawa dingin terasa menusuk, tapi tangannya sigap menyiapkan sarapan. Ia memastikan semuanya siap sebelum majikannya bangun. Tak ada jeda. Waktu makannya hanya 30 menit, itupun dalam pengawasan. Jangan sampai terlihat bersantai. Jangan sampai terlihat lelah. “Saya makan buru-buru, takut dimarahi karena dianggap malas,” kenangnya.…

Dian Amalia Ariani

Hari PRT Nasional: 20 Tahun RUU Diperjuangkan dan Diabaikan

100 HARI PRABOWO-GIBRAN: Kritik Menguak, MBG Jalan Terus

Penolakan atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Papua awal tahun ini. Dalam pantauan Prohealth.id, pada Senin 3 Februari 2025, ratusan siswa di Yahukimo, Papua Pegunungan, menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak-anak ini monolak makan bergizi gratis, karena memilih beasiswa pendidikan gratis. Prohealth.id juga mencatat ada 40 siswa SDN Dukuh 03 Sukoharjo, Jawa…

Dian Amalia Ariani

100 HARI PRABOWO-GIBRAN: Kritik Menguak, MBG Jalan Terus

Anak di Kursi Terdakwa: Ketika Negara Gagal Melindungi, Tapi Cepat Menghukum

“Hal pertama yang akan kulakukan setelah bebas adalah minta maaf ke Mama,” kata Dimas (bukan nama sebenarnya). Setahun berlalu, Dimas masih ingat betul wajah ibunya saat membaca surat panggilan dari kepolisian—pucat, gemetar, hanya isakan tertahan yang terdengar. Dimas tak berkata apa-apa. Tak ada pembelaan. “Mama hampir pingsan saat itu,” ujarnya pelan pada hari Jumat di…

Dian Amalia Ariani

Anak di Kursi Terdakwa: Ketika Negara Gagal Melindungi, Tapi Cepat Menghukum

Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi: Lingkaran Setan ODOL yang Tak Kunjung Putus

Berdasarkan keterangan Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menduga kecelakaan di Tol Ciawi akibat kegagalan fungsi rem, lalu menabrak lima kendaraan minibus yang tengah antre membayar tol. “Intinya itu remnya blong, mau nge-tap masuk gerbang tol Ciawi itu kan, nempel kartu itu. Remnya blong, terus nabrak kendaraan yang didepannya,” kata Eko, melansir DetikOto. Menurut laporan…

Dian Amalia Ariani

Kecelakaan di Gerbang Tol Ciawi: Lingkaran Setan ODOL yang Tak Kunjung Putus

Ketika Ribuan Orang Bersatu dalam Meditasi

Jakarta tak pelak menjadi pusat kesibukan hari-hari warga Ibu Kota yang sering menenggelamkan kebutuhan akan ketenangan batin. Namun, lebih dari 3.000 orang berkumpul pada akhir tahun (14/12/24) lalu dalam sebuah momen ketenangan kolektif. Di acara ini, para peserta sekaligus menjadi pencetak sejarah. Acara ini adalah inisiasi Yayasan Cahaya Cinta Kasih ini mencatat rekor nasional sebagai…

Dian Amalia Ariani

Ketika Ribuan Orang Bersatu dalam Meditasi

UNION BUSTING: Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers dan Hak Buruh

Kurang dari 72 jam setelah Solidaritas Pekerja CNN Indonesia (SPCI) resmi terdaftar, perusahaan memeca 14 deklaratornya. “Serikat ini lahir dari kebutuhan, embrionya adalah masalah-masalah ketenagakerjaan di dalamnya,” begitu Taufiqurrohman, Ketua Umum Solidaritas Pekerja CNN Indonesia (SPCI), membagikan cerita. Namun, deklarasi itu justru memantik badai: pemecatan, tekanan psikologis, hingga kampanye anti-serikat secara terang-terangan. Buntut dari dugaan…

Dian Amalia Ariani

UNION BUSTING: Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers dan Hak Buruh

Waspada HMPV pada Anak dan Kelompok Rentan

Saat cuaca berubah tak menentu, banyak orang tua mendapati anak-anak mereka lebih rentan terkena penyakit. Demam, pilek, hingga batuk seolah menjadi hal biasa. Namun siapa sangka, gejala ini bisa menjadi tanda infeksi virus yang lebih serius, seperti Human Metapneumovirus (HMPV). HMPV adalah salah satu virus pernapasan yang sering menyerang anak-anak. Data terbaru menunjukkan, virus ini…

Dian Amalia Ariani

Waspada HMPV pada Anak dan Kelompok Rentan

Virus HMPV Meningkat di China, Perlukah Indonesia Waspada?

Laporan surveilans dari China mencatat peningkatan jumlah kasus HMPV, terutama pada anak-anak di bawah usia 14 tahun dan lansia di atas 65 tahun. Kendati belum ada peringatan keadaan darurat dari pemerintah China, peningkatan ini perlu diwaspadai. Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit infeksi pernapasan yang semakin menjadi perhatian global, RSPI Sulianti Saroso mengadakan webinar bertajuk…

Dian Amalia Ariani

Virus HMPV Meningkat di China, Perlukah Indonesia Waspada?

Perempuan di Pusaran Krisis Iklim: Kekerasan, Ketidakadilan, dan Perlawanan

Jakarta, Prohealth.id – Di Indonesia, krisis ini memukul perempuan lebih keras dari yang bisa dibayangkan. Saat banjir melanda atau panen gagal karena kekeringan, perempuan yang pada umumnya mendominasi kerja-kerja domestik, menjadi yang pertama kali terdampak. Mereka harus berjuang lebih keras untuk mencari air bersih, menyediakan makanan untuk keluarga, dan menjaga kesehatan anak-anak mereka. Namun di…

Dian Amalia Ariani

Perempuan di Pusaran Krisis Iklim: Kekerasan, Ketidakadilan, dan Perlawanan