Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Penulis

Shinta Fitrotun Nihayah

Membedah Makan Sehat dan Pantang bagi Pasien PPOK

Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan kelompok penderita penyakit pernapasan yang kronis. Penyakit Paru Obstruktif Kronik dulunya dikenal dengan nama Penyakit Paru Obstruktif Menahun. Adapun kelompok yang rentan mengalami PPOK adalah para perokok aktif dan mantan pecandu rokok. PPOK juga bisa saja dialami mereka yang punya riwayat merokok secara pasif. Selain asap rokok, polusi…

Shinta Fitrotun Nihayah

Membedah Makan Sehat dan Pantang bagi Pasien PPOK

Menakar Niat Baik Layanan Upaya Berhenti Merokok

Merokok memiliki dampak yang sangat negatif pada kesehatan dan produktivitas. Dikutip dari laman resmi P2PTM Kementerian Kesehatan, Quitline 0800 177 6565 adalah sebuah inovasi yang dikembangkan Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan yang hadir membantu dengan memberikan layanan konseling berhenti merokok melalui telepon bebas biaya pulsa dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Pada…

Shinta Fitrotun Nihayah

Menakar Niat Baik Layanan Upaya Berhenti Merokok

Pasien PPOK: Tidak Bisa Andalkan Suplemen

Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, penyakit ini ditandai dengan perlambatan aliran udara yang tidak sepenuhnya reversibel. Perlambatan Aliran udara umumnya bersifat progresif dan berkaitan dengan respons inflamasi yang abnormal terhadap partikel atau gas iritan. PPOK dapat menimbulkan gejala antara lain; sesak napas atuk-batuk kronis sampai 2 minggu, sputum yang produktif alias batuk berdahak. Pada…

Shinta Fitrotun Nihayah

Pasien PPOK: Tidak Bisa Andalkan Suplemen

Ancaman Malnutrisi bagi Penderita PPOK

Adapun faktor utama penyebab malnutrisi pada penderita PPOK ialah adanya ketidakseimbangan antara input energi (asupan makanan) dan outputnya (penggunaan energi) sehingga terjadi defisit kalori yang kemudian menyebabkan malnutrisi. Hal itu disampaikan oleh ahli gizi, dr. Diana F. Suganda kepada Prohealth.id pada Kamis, 12 Januari 2023. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan kumpulan penyakit yang menyerang…

Shinta Fitrotun Nihayah

Ancaman Malnutrisi bagi Penderita PPOK

Krisis Jumlah dan Kualitas SDM Medis di Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan dijadikannya SDM Kesehatan sebagai salah satu prioritas transformasi sistem kesehatan karena masih kurangnya sebaran tenaga kesehatan terutama dokter spesialis di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Budi dalam laman resmi Kemenkes. Berdasarkan catatan data tenaga medis Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 2021 Indonesia memiliki tenaga medis sebanyak 173.707 orang dan masih…

Shinta Fitrotun Nihayah

Krisis Jumlah dan Kualitas SDM Medis di Indonesia

Penerapan Perlinsos yang Tak Kunjung Adil

Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) menemukan salah satu faktor utama masalah implementasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) adalah permasalahan data dan pemutakhiran data pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sehingga menyebabkan ketidaktepatan penerima bantuan sosial. Hal itu dipaparkan dalam siaran pers SPRI pada Rabu, 28 Desember 2022 lalu. Dilansir dari laman resmi Anggaran Kementerian Keuangan, terjadinya…

Shinta Fitrotun Nihayah

Penerapan Perlinsos yang Tak Kunjung Adil

Ketika Aturan KTR di Aceh Tak Berjalan Seirama

Jakarta, Prohealth.id – Luputnya pemahaman masyarakat Aceh terhadap urgensi aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) ini diduga karena tidak adanya keselarasan antara Qanun yang ditetapkan Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai pelaksana aturan tersebut sehingga penerapannya pun menjadi tidak maksimal. Qanun Aceh No. 4 Tahun 2020 merupakan Peraturan Daerah yang mengatur penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat…

Shinta Fitrotun Nihayah

Ketika Aturan KTR di Aceh Tak Berjalan Seirama

PERPRES KABUPATEN/KOTA SEHAT: Kawasan Tanpa Rokok Wajib Jadi Indikator Kesehatan

Jakarta, Prohealth.id – Koordinator Advokasi Yayasan Pusaka Indonesia, Elisabeth Juniarti Perangin mengatakan berbagai penerapan Kawasan tanpa rokok (KTR) yang sudah dilakukan oleh beberapa kota perlu diapresiasi sehingga dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain untuk turut menerapkan kebijakan KTR di daerahnya. Dia percaya, KTR merupakan indikator pokok dalam mewujudkan kabupaten/kota sehat. Hal itu juga sebagai bentuk…

Shinta Fitrotun Nihayah

PERPRES KABUPATEN/KOTA SEHAT: Kawasan Tanpa Rokok Wajib Jadi Indikator Kesehatan

Waduh! Konsumsi Minuman Manis Naik 15 Kali Lipat

Berdasarkan hasil penelitian Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) tahun 2022 ditemukan dalam 20 tahun terakhir terjadi peningkatan yang signifikan sebesar 15 kali lipat pada konsumsi MBDK di Indonesia yakni dari sekitar 51 juta liter pada tahun 1996 menjadi 780 juta liter pada tahun 2014. Pendiri CISDI Diah Saminarsih mengatakan terdapat beberapa realita yang…

Shinta Fitrotun Nihayah

Waduh! Konsumsi Minuman Manis Naik 15 Kali Lipat

Rokok Elektronik dan Ancaman Diabetes

Rokok elektronik yang hadir dengan beragam rasa seperti makanan dan dengan desain kemasannya yang menarik, mengincar kaum muda untuk menjadi konsumen tetapnya. Kehadiran rokok elektronik yang digadang-gadang lebih rendah risiko ternyata cukup meyakinkan anak muda untuk menjadikan rokok elektronik sebagai pengganti rokok konvensional atau bahkan memilih menjadi pengguna keduanya (dual user). Sementara itu, di balik…

Shinta Fitrotun Nihayah

Rokok Elektronik dan Ancaman Diabetes

Film Dokumenter Di Balik Satu Batang: Potret Ketimpangan Sosial Akibat Rokok

Perjalanan advokasi pengendalian tembakau dalam hal menaikkan cukai rokok selalu dibenturkan dengan kesejahteraan petani tembakau dan buruh pabrik rokok. Padahal dalam lembar kebijakan yang dibuat oleh Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) pada tahun 2021 menunjukkan perekonomian Indonesia tetap dapat berdampak positif baik dari sisi pengurangan konsumsi rokok, lapangan kerja dan penerimaan negara meski…

Shinta Fitrotun Nihayah

Film Dokumenter Di Balik Satu Batang: Potret Ketimpangan Sosial Akibat Rokok

Pers Mahasiswa Dorong Edukasi Bahaya Rokok Elektronik

Jakarta, Prohealth.id – Bahaya rokok elektronik tidak banyak disosialisasikan tanpa peran sesama remaja untuk menginformasikan bahaya produk tembakau yang dipanaskan tersebut. Media Officer Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) Ni Made Shellasih menyatakan bahwa anak muda memang menjadi target industri rokok. Dengan mereka yang mulai merokok sejak remaja, mereka diharapkan akan menjadi generasi yang…

Shinta Fitrotun Nihayah

Pers Mahasiswa Dorong Edukasi Bahaya Rokok Elektronik