Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Rubrik

Perempuan dan Anak

Kolom perempuan dan anak berisi tulisan-tulisan sebagai sarana kampanye guna melindungi masyarakat dan generasi muda dari dampak negatif zat adiktif.

STUNTING: 1000 Days Fund Siapkan Edukasi Intensif

BKKBN dan 1000 Days Fund, Senin (5/8/2024), mengumumkan pendistribusian poster pintar mereka yang ke-4 juta. Alat inovatif ini — poster tinggi badan yang berwarna-warni dan hemat biaya. Selain itu, mudah dipasang di rumah anak bawah usia dua tahun. Poster berfungsi sebagai solusi untuk masalah paling mendesak terkait stunting; akses terhadap informasi. Kedua, petugas kesehatan masyarakat…

Admin

STUNTING: 1000 Days Fund Siapkan Edukasi Intensif

Belajar dari Pandemi, ASEAN Kolaborasi Atasi Tuberkulosis

Jakarta, Prohealth.id – Lebih dari 2.4 juta orang di seluruh Asia Tenggara terkena tuberkulosis, berdasarkan Global TB Report 2024. Indonesia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam, masuk daftar negara dengan beban TBC tertinggi di dunia versi World Health Organization (WHO). Indonesia juga memiliki beban TBC tertinggi kedua di dunia. Menurut Laporan Global Tuberkulosis WHO (2023), Indonesia menyumbang…

Admin

Belajar dari Pandemi, ASEAN Kolaborasi Atasi Tuberkulosis

Pentingnya Data untuk Tekan Kematian Ibu dan Anak

Momemntum Jakarta, Prohealth.id – UNFPA, badan kesehatan seksual dan reproduksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam peringatan Hari Kependudukan Sedunia (HKD) 2024 di Serang, Banten (29/07/2024). Perayaan gabungan HKD nasional ini merupakan kolaborasi tahunan antara BKKBN dan UNFPA. Tujuannya untuk merayakan kemajuan, merefleksikan tantangan dan pembelajaran. Selain…

Irsyan Hasyim

Pentingnya Data untuk Tekan Kematian Ibu dan Anak

HAN 2024: Butuh Lembaga Perlindungan Anak di Ranah Digital

Peringatan hari anak nasional (HAN) setiap tanggal 23 Juli. Ini menjadi momentum penting seluruh pihak untuk merefleksikan upaya untuk pemenuhan hak-hak anak. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, selama lima tahun terakhir terdapat peningkatan presentase populasi yang memiliki akses ke internet dari 64,8 persen (2018) hingga 79,5 persen (2024) atau sebanyak 221.563.479 jiwa dari total…

Admin

HAN 2024: Butuh Lembaga Perlindungan Anak di Ranah Digital

PILKADA: Suara Kelompok Rentan Kembali Terabaikan

Pada tahun 2024 ini, Indonesia menyelenggarakan 3 kegiatan penyelenggaraan Pemilu, yaitu Pemilu presiden, Pemilu legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pilpres dan Pileg sudah terselenggara pada 14 Februari 2024. Sementara Pilkada akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang Untuk itu, pada Rabu, 24 Juli 2024, Konde.co melakukan peluncuran buku “Panduan Peliputan Pemilu Perspektif Gender dan…

Admin

PILKADA: Suara Kelompok Rentan Kembali Terabaikan

Jalan Panjang Ketidakdilan untuk PKBI

Bersama aparat Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan, Kementerian Kesehatan secara tidak bertanggung jawab telah merebut paksa kantor Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) di Jalan Hang Jebat III, Jakarta Selatan. Aksi rebut paksa itu terjadi pada 10 Juli 2024 lalu. Melalui pernyataan resminya, 22 Juli 2024, PKBI memerinci adanya tindakan brutal aparat di Hang Jebat menimbulkan kerugian…

Admin

Jalan Panjang Ketidakdilan untuk PKBI

Makan Bergizi Gratis Jangan Sampai Bebani Anak dengan GGL

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) memberikan tanggapan tentang rencana kerja pemerintah ke depan. Terutana tentang kerja sama dengan swasta dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). CISDI menilai ini berpotensi memberi celah intervensi industri memasukkan pangan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL). CEO dan Founder CISDI Diah S. Saminarsih menyatakan, hal itu bisa terjadi…

Admin

Makan Bergizi Gratis Jangan Sampai Bebani Anak dengan GGL

Menjaga Kesehatan Mata Anak

Libur telah tiba! Oleh karena itu, penting memastikan segala persiapan saat anak kembali ke sekolah. Hal ini penting terutama terkait kesehatan anak. Sehingga, tidak semata-mata soal perlengkapan seperti alat tulis dan seragam. Jika anak memiliki kendala pada penglihatan dan tidak segera mendapatkan pemeriksaan medis, maka hal tersebut akan memengaruhi kemampuan anak. Terutama dalam berkegiatan di…

Ignatius Dwiana

Menjaga Kesehatan Mata Anak

Hati-hati, Teknologi Bisa Jadi Biang Keladi Kekerasan Gender

Permasalahan serius memengaruhi banyak individu di Indonesia akibat Kekerasan Berbasis Gender Yang Difasilitasi Teknologi (TFGBV). Khususnya ketika konteks kehadiran digital semakin meluas. TFGBV tidak hanya terbatas pada kekerasan dalam jaringan atau online tetapi juga berpotensi meluas ke kekerasan di luar jaringan atau offline. Hal ini tertuang dalam studi multi negara oleh Rutgers “Decoding Technology Facilitated…

Ignatius Dwiana

Hati-hati, Teknologi Bisa Jadi Biang Keladi Kekerasan Gender

CISDI: Kementerian Punya Peran Strategis Atasi Perokok Anak

Jakarta, Prohealth.id – Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menemukan usia sekolah mendominasi umur pertama kali merokok pada perokok di Indonesia. SKI menyebut, anak berusia 15-19 tahun sebanyak 56,5 persen, lalu perokok usia 10-14 tahun yaitu18,4 persen adalah yang paling dominan. Angka ini senada dengan temuan Global Youth Tobacco Survey 2019 yang menunjukkan adanya kenaikan…

Admin

CISDI: Kementerian Punya Peran Strategis Atasi Perokok Anak

Bahu Membahu Dorong Keadilan Sosial Bagi Perempuan Tuli

Pada (29/5/2024) lalu, dalam rangka menyambut hari lahir Pancasila, komunitas FeminisThemis bersama Unilever meluncurkan sebuah program inklusi. Judulnya adalah program inklusi “FeminisThemis Academy 2024”. Program ini merupakan sebuah rangkaian acara edukasi mengenai kekerasan seksual dan kesetaraan gender untuk perempuan tuli. Dengan semangat mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat…

Syifa Maulida

Bahu Membahu Dorong Keadilan Sosial Bagi Perempuan Tuli

Tidak Ada Komitmen Negara untuk Anak Indonesia.

Sikap pemerintah Indonesia yang permisif terhadap campur tangan industri tembakau dalam proses penyusunan regulasi. Oleh karena itu, regulasi pengendalian tembakau semakin lemah. Mouhamad Bigwanto, Ketua Ruang Kebijakan Kesehatan Indonesia (RUKKI) menyatakan pengendalian tembakau yang lemah akan berdampak kepada anak-anak. Hal ini karena mereka akan terus menerus menjadi target pemasaran industri rokok yang masif dan manipulatif.…

Admin

Tidak Ada Komitmen Negara untuk Anak Indonesia.