Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Topik

Anak Muda

Kala Anak Muda Menuntut Pengendalian Tembakau

Seorang remaja perempuan menyentak para kepala negara dan pengusaha papan atas dunia di Davos, Swiss pada awal 2019. “Saya ingin Anda panik,” katanya. “Rumah kita sedang terbakar. Bertindaklah seakan tak ada yang dapat dilakukan selain menyelamatkannya.” Sejak itu, nama anak muda tersebut kian dikenal. Seruannya kepada remaja lain untuk menyelamatkan bumi beroleh perhatian publik internasional.…

Asep Wijaya

Kala Anak Muda Menuntut Pengendalian Tembakau

Lindungi Anak, Pembaharu Muda Dorong Pengendalian Tembakau

Jakarta, Prohealth.id – Sebanyak 17 anak muda terpilih dari 15 kota/kabupaten di Indonesia yang bernaung dalam Pembaharu Muda 3.0 untuk menjadi agen-agen pengendalian tembakau dan menekan peningkatan perokok anak. Pembaharu Muda adalah kegiatan pelatihan anak muda dari berbagai kota/kabupaten di Indonesia. Pembaharu Muda yang difasilitasi Yayasan Lentera Anak sejak 2016 kali ini menyelenggarakan pelatihan selama…

Tim Prohealth

Lindungi Anak, Pembaharu Muda Dorong Pengendalian Tembakau

Ketika Anak Muda Angkat Bicara Soal Cukai Rokok

Jakarta, Prohealth.id – Salah satu influencer kesehatan publik, Rinaldi Nur Ibrahim menilai ada sejumlah cara yang penting dan bisa dilakukan untuk menekan konsumsi rokok anak dan remaja di Indonesia, salah satunya dengan memahalkan harga rokok di kios-kios kampus. “Salah satu cara yang bisa ditempus level kampus ya, untuk menekan peredaran dan konsumsi rokok adalah dengan…

Tim Prohealth

Ketika Anak Muda Angkat Bicara Soal Cukai Rokok

Gerakan Pulih Hadirkan Solusi Melawan Covid-19 dan Tekan Prevalensi Perokok

Jakarta, Prohealth.id – Gerakan Pulih Kembali menjadi sarana dan solusi berdonasi untuk para perokok yang ingin berhenti merokok maupun bagi non perokok yang ingin membantu penangana Covid-19. Gerakan ini diinisiasi oleh para pemuda yang mewakili tiga organisasi peduli pengendalian tembakau, yakni Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI),…

Admin

Gerakan Pulih Hadirkan Solusi Melawan Covid-19 dan Tekan Prevalensi Perokok

Anak dan Remaja Tak Perlu KTP Untuk Bisa Merokok

Jakarta, Prohealth.id – Kalangan muda pun penting perannya untuk mengemukakan kritik dan melakukan kajian isu pengendalian tembakau. Kepala Divisi Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia (Kanopi), Univesitas Indonesia (UI), Rionanda Dhamma Putra mengamati harga rokok masih cenderung sangat murah. “Ternyata harga rata-rata rokok di Indonesia (per-bungkus) paling murah di dunia,” katanya saat sesi bincang dari bertema…

Admin

Anak dan Remaja Tak Perlu KTP Untuk Bisa Merokok

Pelajar Indonesia Tunjukkan Komitmen SDGs Lewat Pengendalian Tembakau

Jakarta, Prohealth.id – Memasuki tantangan global sejumlah organisasi pelajar mulai mempertimbangkan komitmen untuk mengendalikan tembakau. Guna mendorong upaya pengendalian tembakau, sejumlah organisasi pelajar yakni Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) bersama Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) menyelenggarakan Indonesian Students Conference (ISC) yang bertajuk “Accelerating SDGs through EduTech” melalui pertemuan yang diadakan…

Admin

Pelajar Indonesia Tunjukkan Komitmen SDGs Lewat Pengendalian Tembakau

Tak Banyak Terungkap, Industri Rokok Ternyata Pekerjakan Anak

Jakarta, Prohealth.id – Kajian Emancipate Indonesia dan Yayasan Lentera Anak menyoroti masalah keterkaitan anak-anak dalam industri rokok yang mengambil keuntungan. Ada dua hal yang penting diamati dalam kajian tersebut. Proses industri rokok mendapat keuntungan melibatkan peran anak-anak. “Pasokan daun tembakau murah yang mereka dapatkan dari jerih payah anak-anak,” kata peneliti Emancipate Indonesia, Nadya Noor Azalia,…

Admin

Tak Banyak Terungkap, Industri Rokok Ternyata Pekerjakan Anak

Sekolah Komitmen Perangi Rokok di Lingkungan Pelajar

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Ketahuan merokok, Ismen Muktar tak khawatir anaknya dikeluarkan dari sekolah menengah pertama. Ia pun mencari sekolah baru bagi putranya dan tak mau memanjakan atau membela anaknya bila anaknya melakukan kesalahan, semua ada kosekuensinya. “Biar dia (anak) tahu mana yang benar dan yang salah,” ujar Ismen awal Januari 2018 lalu di Bandar…

Admin

Sekolah Komitmen Perangi Rokok di Lingkungan Pelajar

Menpora Zainudin Dukung Kemenkes dan Pemda Perketat Larangan Sponsor Rokok

Jakarta, Prohealth.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberi dukungan pada Kementerian Kesehatan terkait larangan sponsor industri rokok. Dukungan tersebut diutarakan oleh Menpora saat menjadi narasumber pada acara Jambore Pioner Muda dengan tema ‘Kita Keren Tanpa Rokok’. “Kita (Kemenpora) sejalan dengan peraturan Menteri Kesehatan tentang larangan sponsor rokok dan ini kita dukung. Pasalnya,…

Admin

Menpora Zainudin Dukung Kemenkes dan Pemda Perketat Larangan Sponsor Rokok

Begini Isi Desakan Anak Muda untuk Presiden Segera Kendalikan Zat Adiktif

Jakarta, Prohealth.id – Organisasi anak muda yang fokus pada pengendalian tembakau, Indonesian Youth Council for Tobacco Control (IYCTC) menyampaikan aspirasi kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk segera merevisi PP 109 tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Melalui siaran pers yang diterima Prohealth.id, Jumat (2/7/2021), desakan untuk…

Tim Prohealth

Begini Isi Desakan Anak Muda untuk Presiden Segera Kendalikan Zat Adiktif

Afordabilitas dan Aksesibilitas Biang Kerok Meningkatnya Perokok Anak

Jakarta, Prohealth.id — Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan persentase perokok usia 10–18 tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 persentasenya sebesar 7,2 persen lalu naik menjadi 9,1 persen di tahun 2018, apa sebabnya? Pejabat Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Teguh Dartanto mengkhawatirkan, jika perokok muda yang menggantikan perokok tua semakin bertambah,…

Admin

Afordabilitas dan Aksesibilitas Biang Kerok Meningkatnya Perokok Anak

Melihat Peluang Ketika Bertani Tembakau Tak Lagi Menguntungkan

Jakarta, Prohealth.id – Muhammad Muhaimin, 33 tahun, pebisnis ubi jalar dari Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Magelang mengubah cara berpenghasilan tak seperti orang tuanya. Muhaimin tumbuh dalam keluarga petani tembakau. Namun, Muhaimin enggan menyambung ekonomi keluarga dari tembakau. “Kebetulan di desa saya itu sudah ada varietas ubi jalar,” katanya dalam sesi bincang daring bertema Berani Berhenti…

Admin

Melihat Peluang Ketika Bertani Tembakau Tak Lagi Menguntungkan