Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Topik

Rokok Anak

Kebijakan Cukai Saja Tidak Cukup Lindungi Warga Dari Bahaya Rokok

Jakarta, Prohealth.id – Kebijakan cukai memang masih menjadi alat paling efektif dalam mengendalikan konsumsi rokok meskipun cukai rokok saja tidak cukup tanpa upaya pengendalian harga eceran melalui simplifikasi tarif cukai. Kepala Subdirektorat Tarif Cukai dan Harga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Akbar Harfianto menyampaikan bahwa target cukai untuk keseluruhan senilai Rp203 triliun pada tahun 2022. Hal itu merujuk pada…

Admin

Kebijakan Cukai Saja Tidak Cukup Lindungi Warga Dari Bahaya Rokok

Komnas PA Ingatkan Soal Reunifikasi dan Rehabilitasi Sosial Anak

Jakarta, Prohealth.id – Permasalahan anak makin banyak selama pandemi Covid-19 terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan perlindungan hak anak. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menjelaskan jumlah anak di Indonesia yang usianya di bawah 18 tahun ada sebanyak 89 juta, tersebar di 13 ribu pulau. Banyak diantara mereka tidak mendapatkan akses…

Admin

Komnas PA Ingatkan Soal Reunifikasi dan Rehabilitasi Sosial Anak

Covid-19 di AS Masih Naik, Dua Senator Ini Dorong Pengendalian Tembakau

Washington, D.C., Prohealth.id – Campaign for Tobacco-Free Kids (CTFK) mendorong pemerintah di seluruh dunia untuk mengendalikan tembakau untuk mencegah kerentanan sebagai perokok dan berpotensi menjadi penderita Covid-19. Melalui siaran pers yang diterima Prohealth.id, Jumat (3/9/2021), dua senator AS Tom Carper dan Susan Collins mengajukan rancangan undang-undang jaminan kesehatan anak melalui lembaga Medicaid dan Children’s Health…

Tim Prohealth

Covid-19 di AS Masih Naik, Dua Senator Ini Dorong Pengendalian Tembakau

Perlindungan Anak dari Rokok Urgensi Capai RPJMN 2020-2024

Jakarta, Prohealth.id — Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan Dan Pendidikan Kementerian PPPA Entos Zainal mengatakan, Indonesia menghadapi dua hal sekaligus, yakni: pandemi Covid-19 dan era disruptif yang mempengaruhi anak untuk merokok, ketika perkembangan teknologi begitu akrab dalam keseharian. Sementara itu, banyak orang tua merokok di luar rumah dengan alasan PPKM. Hal itu…

Admin

Perlindungan Anak dari Rokok Urgensi Capai RPJMN 2020-2024

Pelajar Indonesia Tunjukkan Komitmen SDGs Lewat Pengendalian Tembakau

Jakarta, Prohealth.id – Memasuki tantangan global sejumlah organisasi pelajar mulai mempertimbangkan komitmen untuk mengendalikan tembakau. Guna mendorong upaya pengendalian tembakau, sejumlah organisasi pelajar yakni Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) bersama Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) menyelenggarakan Indonesian Students Conference (ISC) yang bertajuk “Accelerating SDGs through EduTech” melalui pertemuan yang diadakan…

Admin

Pelajar Indonesia Tunjukkan Komitmen SDGs Lewat Pengendalian Tembakau

Tak Banyak Terungkap, Industri Rokok Ternyata Pekerjakan Anak

Jakarta, Prohealth.id – Kajian Emancipate Indonesia dan Yayasan Lentera Anak menyoroti masalah keterkaitan anak-anak dalam industri rokok yang mengambil keuntungan. Ada dua hal yang penting diamati dalam kajian tersebut. Proses industri rokok mendapat keuntungan melibatkan peran anak-anak. “Pasokan daun tembakau murah yang mereka dapatkan dari jerih payah anak-anak,” kata peneliti Emancipate Indonesia, Nadya Noor Azalia,…

Admin

Tak Banyak Terungkap, Industri Rokok Ternyata Pekerjakan Anak

Raup Keuntungan Dua Kali, Anak Jadi Korban Berlipat Ganda

Jakarta, Prohealth.id – Emancipate Indonesia dan Yayasan Lentera Anak mendiseminasi hasil kajian tentang bagaimana industri rokok mengambil keuntungan dari hulu ke hilir melalui pekerja anak dan perokok anak. Dalam hasil kajian yang diterima Prohealth.id, Rabu (25/8/2021) mereka menemukan bahwa di hulu, industri rokok mengambil keuntungan dari daun tembakau yang ditanam, dipanen, dikeringkan dan diolah oleh…

Tim Prohealth

Raup Keuntungan Dua Kali, Anak Jadi Korban Berlipat Ganda

Pertemanan dan Harga Murah, Dua Penyebab Munculnya Anak-anak Perokok

Jakarta, Prohealth.id – Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS UI) meriset tingkat prevalensi anak-anak merokok yang dipengaruhi teman sebaya dan harga. “Secara umum, faktor peer (teman) maupun price effect (efek harga) berpengaruh terhadap peluang anak merokok,” kata Risky Kusuma Hartono, selaku peneliti PKJS UI, dalam seminar daring Indonesian Students Conference, Sabtu (21/8/2021). Risky menjelaskan,…

Admin

Pertemanan dan Harga Murah, Dua Penyebab Munculnya Anak-anak Perokok

Hari Remaja Internasional: Saya Ayah yang Kapok dengan Rokok!

Jakarta, Prohealth.id – Kota Layak Anak hanya bisa terwujud dengan penerapan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok dari semua pemerintah daerah di Indonesia. Sanggupkah tanpa kesadaran dari level keluarga sampai masyarakat? “Dari merokok ini pula saya sadar bahwa saya telah berbuat jahat dengan anak-anak,” kata ujar Richard Maradon, seorang wirausaha yang tinggal di Banten. Dalam buku ‘Kita…

Tim Prohealth

Hari Remaja Internasional: Saya Ayah yang Kapok dengan Rokok!

Pandemi, Waktu Tepat Berhenti Merokok

Jakarta, Prohealth.id – Indonesia merupakan negara dengan jumlah perokok tertinggi di Asia Tenggara (ASEAN). Data juga menunjukkan bahwa kegiatan merokok di Indonesia telah dimulai sejak usia muda. Dokter spesialis paru dan pernafasan dr. Jaka Pradipta mengungkapkan, setiap tahun perokok laki-laki berusia muda terus bertambah. Selain itu, perokok perempuan juga menunjukkan tren serupa. “Hal itu terjadi…

Admin

Pandemi, Waktu Tepat Berhenti Merokok

Korban Berjatuhan dalam Bayang-Bayang Tak Tentu Kebijakan Cukai Rokok

Sayangnya, argumen ini kerap dipandang tak cukup kuat karena diadu dengan narasi-narasi kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi. Padahal kondisi kesehatan masyarakat perlu diperkuat untuk mencegah angka kematian dini. Jika tak percaya, Robby Indra Wahyuda adalah salah satu buktinya. Dia meninggal dunia di usia 27 tahun akibat merokok sejak SD. Mantan pegawai Dinas Pendidikan di Samarinda ini…

Tim Prohealth

Korban Berjatuhan dalam Bayang-Bayang Tak Tentu Kebijakan Cukai Rokok

Sekolah Komitmen Perangi Rokok di Lingkungan Pelajar

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) — Ketahuan merokok, Ismen Muktar tak khawatir anaknya dikeluarkan dari sekolah menengah pertama. Ia pun mencari sekolah baru bagi putranya dan tak mau memanjakan atau membela anaknya bila anaknya melakukan kesalahan, semua ada kosekuensinya. “Biar dia (anak) tahu mana yang benar dan yang salah,” ujar Ismen awal Januari 2018 lalu di Bandar…

Admin

Sekolah Komitmen Perangi Rokok di Lingkungan Pelajar