Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Topik

rokok elektronik

Anak Muda Dobrak Regulasi: Vape Tidak Lebih Baik daripada Rokok

Produk yang ramai di pasaran saat ini memiliki target pasar anak dan remaja. Prevalensi penggunanya pun menyentuh angka 10,9 persen pada kelompok usia 10-18 tahun. Survei dari Global Youth Tobacco Survey (GYTS) menunjukkan dalam rentang waktu tahun 2014 hingga 2019 terjadi peningkatan prevalensi perokok pelajar usia 13–15 tahun dari 18,3 persen menjadi 19,2 persen. Tentunya,…

Syifa Maulida

Anak Muda Dobrak Regulasi: Vape Tidak Lebih Baik daripada Rokok

ROKOK ELEKTRONIK: Desakan Regulasi Ketika TikTokers Jadi Korban

Seorang TikTokers (@permestadhyazz) membagikan ceritanya menjadi korban rokok elektronik. Melalui akun TikTok ‘Mamanya Dika’ pada awal Maret 2024, ia membagikan pengalaman bolak-balik rumah sakit. “Asli, aku baru tahu, kalau vape sama rokok lebih bahaya vape daripada rokok,” ujarnya dikutip dari akun TikToknya. Sambil terbatuk-batuk di atas kasur rumah sakit, ia mengaku sudah menderita radang paru-paru.…

Felicia Tungadi

ROKOK ELEKTRONIK: Desakan Regulasi Ketika TikTokers Jadi Korban

Mendesak Pengendalian Rokok Elektronik

Jakarta, Prohealth.id – Banyak persepsi keliru mengenai rokok elekronik. Disebut lebih tidak adiktif dan tidak menyebabkan kanker. Padahal rokok elekronik sama-sama berbahaya bagi kesehatan seperti halnya rokok konvensional. Rokok elektronik sama-sama memiliki kandungan zat berbahaya seperti halnya rokok konvensional. Oleh karena itu pemerintah perlu membatasi bahkan melarang penggunaan rokok elektronik. Selain itu, rokok elektronik…

MF Djamal

Mendesak Pengendalian Rokok Elektronik

PKJS-UI Dukung Penguatan Aturan Rokok Elektronik dalam RPP Kesehatan

Jakarta, Prohealth.id – Ada banyak pihak menyuarakan aspirasinya terkait regulasi yang perlu dimasukkan dalam RPP Kesehatan tersebut, termasuk dalam isu pengamanan zat adiktif berupa produk tembakau. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, selama beberapa tahun terakhir diketahui bahwa prevalensi perokok di Indonesia terus meningkat, baik pada kelompok dewasa maupun anak-anak. Tidak hanya konsumsi…

Irsyan Hasyim

PKJS-UI Dukung Penguatan Aturan Rokok Elektronik dalam RPP Kesehatan

Menjamurnya Rokok Elektrik di Kalangan Mahasiswa

Rokok elektrik kini menjadi tren di kalangan anak muda. Global Adult Tobacco Survey (GATS) menemukan terjadinya lonjakan yang signifikan pada perokok elektrik dari rentang tahun 2011 hingga 2021. Prevalensi penggunaan rokok elektronik meningkat 10 kali lipat, dari yang tadinya 0,3 persen pada tahun 2011 menjadi 3 persen pada tahun 2021. MH, 22 tahun merupakan mahasiswa…

Admin

Menjamurnya Rokok Elektrik di Kalangan Mahasiswa

Rokok Elektrik Gaya Hidup Anak Muda yang Berbahaya

Tahun 2020 jaringan media nirlaba The Conversation melakukan survei di beberapa kota hasil survei tersebut berkaitan dengan promosi rokok elektrik di media sosial, mayoritas responden 84 persen menyatakan pernah melihat iklan atau promosi rokok elektrik di Facebook, Instagram, dan Youtube. Survei itu juga menyebutkan 29 persen responden pernah menggunakan rokok elektrik. Sahril salah satu mahasiswa…

Admin

Rokok Elektrik Gaya Hidup Anak Muda yang Berbahaya

WWF: Rokok Elektronik dan Sampah Plastik Lain Mengancam Iklim

Jakarta, Prohealth.id – Serangkaian laporan baru yang diterbitkan hari ini – dikeluarkan oleh WWF dan dibantu penelitian oleh Eunomia – mengidentifikasi produk plastik yang paling merusak dan mencemari lingkungan dan mengusulkan langkah-langkah pengendalian global yang diperlukan untuk menghilangkan, mengurangi atau mengelola dan mengedarkan plastik ini dengan aman. WWF menganjurkan agar langkah-langkah ini dimasukkan dalam teks…

Irsyan Hasyim

WWF: Rokok Elektronik dan Sampah Plastik Lain Mengancam Iklim

HARI PEREMPUAN SEDUNIA: Ancaman Kesehatan dan Eksploitasi Industri Rokok Elektronik

Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Vital Strategies pada Januari 2023 dengan judul; Protecting Youth From Online E-Cigarette Marketing: Findings From a New Study in India, Indonesia and Mexico, tertuang beberapa temuan yang memprihatinkan tentang industri rokok khususnya rokok elektronik atau vapek. Riset ini memang bertujuan untuk menganalisis dan menemukan dampak pemasaran (marketing) rokok elektronik di…

Tim Prohealth

HARI PEREMPUAN SEDUNIA: Ancaman Kesehatan dan Eksploitasi Industri Rokok Elektronik

Narkoba Mengintai dalam Vape, Pemerintah Harus Bikin Regulasi

Pada 14 Januari 2023 lalu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkapkan, temuan sabu dalam rokok elektronik (vape) secara total berjumlah 385 botol dengan berat sekitar 16 liter. Temuan sabu dalam liquid vape ini dijual secara berbas melalui situs daring (online) dengan harga Rp200.000 per botol untuk ukuran 10 mg. Liquid vape berisikan sabu ini…

Tim Prohealth

Narkoba Mengintai dalam Vape, Pemerintah Harus Bikin Regulasi

Rokok Elektronik dan Ancaman Diabetes

Rokok elektronik yang hadir dengan beragam rasa seperti makanan dan dengan desain kemasannya yang menarik, mengincar kaum muda untuk menjadi konsumen tetapnya. Kehadiran rokok elektronik yang digadang-gadang lebih rendah risiko ternyata cukup meyakinkan anak muda untuk menjadikan rokok elektronik sebagai pengganti rokok konvensional atau bahkan memilih menjadi pengguna keduanya (dual user). Sementara itu, di balik…

Shinta Fitrotun Nihayah

Rokok Elektronik dan Ancaman Diabetes

HARI ANAK SEDUNIA: Anak Muda Sebabkan Lonjakan Rokok Elektronik

Permasalahan rokok konvensional belum dikendalikan dengan optimal oleh pemerintah. Kondisi ini tercermin dengan masih banyak pengguna dan penjual rokok bebas. Pada tahun 2018 Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menemukan, rokok konvensional naik menjadi 9,1 persen. Padahal, jika melihat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109/2012, ada pasal yang menyatakan bahwa menjual kepada orang di bawah usia 18 tahun…

Eka Wardawati

HARI ANAK SEDUNIA: Anak Muda Sebabkan Lonjakan Rokok Elektronik

Pers Mahasiswa Dorong Edukasi Bahaya Rokok Elektronik

Jakarta, Prohealth.id – Bahaya rokok elektronik tidak banyak disosialisasikan tanpa peran sesama remaja untuk menginformasikan bahaya produk tembakau yang dipanaskan tersebut. Media Officer Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) Ni Made Shellasih menyatakan bahwa anak muda memang menjadi target industri rokok. Dengan mereka yang mulai merokok sejak remaja, mereka diharapkan akan menjadi generasi yang…

Shinta Fitrotun Nihayah

Pers Mahasiswa Dorong Edukasi Bahaya Rokok Elektronik