Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli

Penulis

Prohealth

RUU KESEHATAN: Ketika Petugas Baju Putih Banjiri Gedung Kemenkes

Pekik penolakan tak kunjung berhenti dikeluarkan oleh para tenaga kesehatan dari berbagai organisasi. Meskipun sosialisasi dan public hearing Rancangan Undang-Undang Kesehatan (RUU Kesehatan) sudah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada Maret-April 2023 lalu, hal itu tidak cukup memuaskan bagi tenaga medis. Apalagi kini draf RUU Kesehatan dengan mekanisme omnibus law itu telah masuk dalam kajian tim…

Prohealth

RUU KESEHATAN: Ketika Petugas Baju Putih Banjiri Gedung Kemenkes

RUU KESEHATAN: Polemik Pemberhentian Dokter dan Budaya Bully

Jakarta, Prohealth.id – Tengah viral Prof. Zainal Muttaqin selaku dokter mitra di RSUP dr. Kariadi Semarang, Jawa Tengah, yang diberhentikan sejak 6 April 2023 melalui surat resmi dari Direktur Utama RSUP dr. Kariadi Semarang. Sejumlah asumsi yang beredar antara lain, bahwa Prof. Zainal diduga dipecat aktif mengkritik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) khususnya berkaitan dengan RUU Kesehatan.…

Prohealth

RUU KESEHATAN: Polemik Pemberhentian Dokter dan Budaya Bully

Kenali Tipe Hoaks Kesehatan di Grup WhatsApp

Konten ini mendapat dukungan hibah (fellowship) dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tentang prebunking atas hoaks pada isu-isu kesehatan. Penulis Naskah: Karina Lin Desain Grafis: Adi Rifqi

Prohealth

Kenali Tipe Hoaks Kesehatan di Grup WhatsApp

STUNTING: Belanja Rokok Harus Dialihkan Beli Protein Hewani

Dalam kegiatan talk show bertajuk “Protein Hewani Cegah Stunting: Isi Piringku, Alihkan Belanja Rokokmu!” puncak acara dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Gizi Nasional 2023, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI), Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), dan Komite Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas…

Prohealth

STUNTING: Belanja Rokok Harus Dialihkan Beli Protein Hewani

Begini Cara Berhenti Merokok yang Mudah Bagi yang Kecanduan

Jakarta, Prohealth.id – Anda yang kecanduan rokok tentu kerap kali pernah berfikir untuk berhenti. Selain tak baik buat kesehatan, aktivitas merokok juga tak baik bagi isi dompet. Selain itu, merokok juga menambah beban lingkungan, karena menghasilkan sampah terutama dari puntung rokoknya yang mengandung banyak racun dari rokoknya. Maka itu, banyak perokok yang ingin berhenti merokok.…

Prohealth

Begini Cara Berhenti Merokok yang Mudah Bagi yang Kecanduan

LIPI Rilis Tiga Buku Penelitian Terkait Remaja, Ibu – Anak, dan Lansia

Jakarta, Prohealth.id — Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Kependudukan sejak tahun 2015 hingga 2019 telah melakukan riset tentang keluarga di era globalisasi. Riset ini dilakukan oleh kelompok penelitian klaster keluarga dan kesehatan dari pusat penelitian tersebut. Tiga fokus kelompok riset tentang keluarga tersebut yakni remaja, ibu anak, dan lansia. Alasan riset keluarga…

Prohealth

LIPI Rilis Tiga Buku Penelitian Terkait Remaja, Ibu – Anak, dan Lansia

Revisi Regulasi Pengendalian Tembakau: Antara Industri dan Kesehatan

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi meminta kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk segera melakukan amandemen Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Produk Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau pada Kesehatan. Menurut Tulus, PP tersebut sudah tidak efektif lagi untuk melindungi konsumen, baik konsumen perokok aktif, konsumen perokok pasif dan…

Prohealth

Revisi Regulasi Pengendalian Tembakau: Antara Industri dan Kesehatan

Maju Mundur PP Pengendalian Tembakau

Bisnis.com, JAKARTA – Tangan kanannya dikepalkan kuat dan diadu dengan telapak tangan kirinya dengan keras. Geram, marah lalu diam sejenak untuk menenangkan diri. Ketua Lentera Anak Lisda Sundari tampak kesal. Tarikan nafas yang sangat dalam terdengar dari jarak 4 meter. Ada kekecewaan dan kekesalan yang ingin dia tampilkan. Lisda kemudian berdiri dan berbicara dengan lantang…

Prohealth

Maju Mundur PP Pengendalian Tembakau

Kisah Nyata, Covid-19 Datang Tanpa Mengetuk…

Bisnis.com, JAKARTA – Punggung David tiba-tiba terasa pegal. Suhu tubuh meningkat, padahal matahari sedang terik-teriknya. Baginya, ini aneh. Sontak, dia bergegas ke rumah sakit untuk berobat. Pandemi Covid-19 ini membuatnya khawatir bila tubuh mengalami demam dan pegal. Dokter menyarankan David melakukan tes rapid dan diperoleh hasil negatif dari virus Corona (Covid-19). Diagnosa yang muncul adalah pengentalan…

Prohealth

Kisah Nyata, Covid-19 Datang Tanpa Mengetuk…

Remaja, Rokok dan Putus Sekolah..

Bisnis.com, JAKARTA – Sudut baju putih Okta menguning. Serpihan tembakau melekat dan menghitam hingga membentuk garis gelap yang sukar hilang bila dicuci. Okta, 15 tahun, mengenal rokok sejak berseragam putih biru. Dia belajar mengisap rokok dari kawan-kawan sekolahnya. Meskipun ayahnya perokok, Okta ketakutan bila sang Ayah tahu kebiasaan buruknya. Mudah bagi Okta untuk membeli rokok.…

Prohealth

Remaja, Rokok dan Putus Sekolah..

Level Kota Layak Anak di Yogya Terganjal Iklan Rokok?

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Billboard berukuran sekitar 4×6 meter menguasai Jalan Kyai Mojo Yogyakarta. Papan iklan berkonten sketsa dua pria sedang berolah-raga itu didominasi warna merah putih. Di situ juga tertulis “We are Stronger” dibubuhi merk produk rokok yang terpampang jelas di sudut kanan atas dari baliho berukuran besar tersebut. Di ujung barat Jalan K.H. Ahmad Dahlan Yogyakarta…

Prohealth

Level Kota Layak Anak di Yogya Terganjal Iklan Rokok?

Ini Penjegal Solo Kota Layak Anak

SOLO, KOMPAS.com-Rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) berlangsung panas. Perdebatan sengit muncul dalam pembahasan Raperda KTR yang salah satunya membahas aturan iklan rokok. Politikus PDIP, Budi Prasetya, tak setuju pengaturan iklan rokok masuk dalam Perda KTR. Alasannya, Solo sudah memiliki Perda No. 5 tahun 2019…

Prohealth

Ini Penjegal Solo Kota Layak Anak