Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli
PROCAST: Prohealth Podcast

Dekat Sekolah ada Iklan Rokok, Apa Kabar Nasib Anak Indonesia? Part 2

· 24 mnt

Catatan episode

Temuan Institute for Global Tobacco Control di John Hopkins Bloomberg School of Public Health bersama Campaign for Tobacco-Free Kids (2022) menemukan sepanjang 2015-2021 muncul fenomena baru, dimana ada reklame, iklan, spanduk rokok yang dipasang di sekitar sekolah. Kondisi ini terjadi di 42 negara seluruh dunia yang rata-rata tergolong negara berpendapatan kecil ke menengah.

Badan Pembangunan Nasional atau Bappenas bahkan memprediksi angka perokok anak di Indonesia akan mencapai 16 persen pada 2030, jika pemerintah tidak melakukan intervensi, terutama dalam hal promosi dan penjualan rokok sekitar sekolah.

Mari dengarkan lanjutan PROCAST: Prohealth Podcast - "Dekat Sekolah ada Iklan Rokok, Apa Kabar Nasib Anak Indonesia?" bersama Rizky Argama dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK). Selamat menikmati sajian informasi yang bergizi dan peduli.

Dekat Sekolah ada Iklan Rokok, Apa Kabar Nasib Anak Indonesia? Part 1

Temuan Institute for Global Tobacco Control di John Hopkins Bloomberg School of Public Health bersama Campaign for Tobacco-Free Kids (2022) menemukan sepanjang 2015-2021 muncul fenomena baru, dimana ada reklame, iklan, spanduk rokok yang dipasang di sekitar sekolah. Kondisi ini terjadi di 42 negara seluruh dunia yang rata-rata tergolong negara berpendapatan kecil ke menengah.

Dekat Sekolah Ada Iklan Rokok, Apa Kabar Nasib Anak Indonesia?

Temuan Institute for Global Tobacco Control di John Hopkins Bloomberg School of Public Health bersama Campaign for Tobacco-Free Kids (2022) menemukan sepanjang 2015-2021 muncul fenomena baru, dimana ada reklame, iklan, spanduk rokok yang dipasang di sekitar sekolah. Kondisi ini terjadi di 42 negara seluruh dunia yang rata-rata tergolong negara berpendapatan kecil ke menengah.

Melindungi Anak Butuh Orang Sekampung Lho!

Kekerasan yang dilakukan oleh anak cukup meningkat. Banyak orang yang mudah frustasi melahirkan berbagai tindak agresivitasnya dengan cara yang keliru.