Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli
Cek Fakta

Cek Fakta: Betulkah Indonesia Mengalami Lebih dari 800 Juta Cyber Attack?

Admin

1 menit baca

Cek Fakta: Betulkah Indonesia Mengalami Lebih dari 800 Juta Cyber Attack?
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dalam debat capres ketiga. (Sumber foto: Cek Fakta/2024)
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan dalam debat Pilpres bahwa Indonesia mengalami lebih dari 800 juta cyber-attack via HP dan komputer.

 

“HP kita, komputer kita diserang oleh cyber-attack lebih dari delapan ratus juta,” kata Anies dalam debat Pilpres di Istora Senayan, Minggu, 7 Januari 2024.
Koalisi Cek Fakta, mengkaji klaim Anies Baswedan tersebut. Hasilnya, lebih dari 800 juta cyber attack via handphone dan komputer adalah benar.
Pada tahun 2021, terjadi 800 serangan siber di Indonesia, terutama pada periode Januari-Agustus 2021. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan Indonesia juga mengalami lebih dari 1 miliar serangan siber pada tahun 2022.
Pada tahun 2018, hacker Cyber Vampire Team (CVT) membobol situs Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan.
Situs tersebut mengalami perubahan laman atau defacing. Menurut salah satu perusahaan keamanan siber, Kasperskypada Q2/2023, terdapat 7 juta serangan siber di Indonesia.
Klaim Anies Baswedan yang menyebut Indonesia mengalami lebih dari 800 juta cyber attack via HP dan komputer adalah benar.