Hari Kesehatan Mental Sedunia adalah kesempatan untuk berinteraksi secara bermakna dengan orang-orang yang memiliki pengalaman langsung atau people with lived experience (PWLE) dengan kondisi kesehatan mental dan untuk mengakui pengetahuan mereka sebagai bentuk keahlian yang sangat penting. Kampanye tahun ini menyerukan agar suara mereka membentuk kebijakan, layanan, dan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.
Pengalaman hidup adalah apa yang dialami seseorang sendiri, terutama ketika pengalaman itu memberikan pengetahuan atau pemahaman kepada individu itu yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang hanya mendengar atau mempelajari tentang pengalaman tersebut.
Terlalu sering, PWLE diminta untuk berbagi cerita mereka tetapi dikecualikan dari pengambilan keputusan. Keterlibatan yang bermakna melampaui sekadar didengarkan.
Artinya menciptakan peluang bagi masyarakat untuk memengaruhi keputusan, ikut merancang layanan, memperkuat pendekatan yang dipimpin oleh rekan sebaya, menantang stigma, dan memperkuat akuntabilitas.
Ketika PWLE (People with Emotional Life/Orang dengan Gangguan Mental yang Menderita Gangguan Mental) terlibat secara bermakna, sistem kesehatan mental cenderung menjadi lebih berpusat pada individu, berbasis hak, dan responsif terhadap kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat.
Salah satu prioritas penting bagi PWLE adalah peralihan dari lembaga psikiatri jangka panjang menuju perawatan kesehatan mental berbasis komunitas dan berpusat pada individu. Lembaga cenderung mengisolasi dan terlalu sering dikaitkan dengan perawatan berkualitas rendah, pemaksaan, dan pelanggaran hak asasi manusia.
Deinstitusionalisasi membutuhkan pergeseran yang direncanakan dengan cermat dalam pendanaan, layanan, dan dukungan sehingga orang dapat hidup di komunitas mereka. Mencerminkan prioritas ini, WHO akan meluncurkan panduan praktis tentang deinstitusionalisasi.
Pada Hari Kesehatan Mental Sedunia ini, mari kita beralih dari mendengarkan ke bertindak. Dan, membangun sistem kesehatan mental bersama PWLE (People Women and Learning Equivalents/Orang dengan Tingkat Ekstremitas Rendah), bukan hanya untuk mereka.





