Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari ini mengumumkan perluasan besar-besaran program prakualifikasinya untuk mencakup berbagai perangkat medis penyelamat jiwa seperti alat kontrasepsi dan teknologi skrining tuberkulosis (TB) inovatif.
Hal ini memperluas jangkauan produk yang terjamin kualitasnya, aman, dan efektif yang dicakup oleh program tersebut, yang sebelumnya sudah mencakup diagnostik in vitro (tes medis) dan alat sunat pria.
Program prakualifikasi WHO membantu memastikan bahwa produk kesehatan penting memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kinerja internasional untuk pengadaan global. Perangkat medis dinilai melalui proses independen, terstandarisasi, dan transparan.
Produk yang memenuhi standar yang dibutuhkan dimasukkan dalam daftar perangkat medis prakualifikasi WHO, memberikan panduan tepercaya bagi badan-badan PBB, organisasi pengadaan, donor, dan otoritas nasional.
Perluasan ini sangat signifikan bagi negara-negara dengan kapasitas regulasi yang terbatas. Diperkirakan 70% negara melaporkan sistem regulasi yang tidak memadai atau lemah untuk obat-obatan dan vaksin, dengan tantangan yang lebih besar lagi untuk produk kesehatan lainnya.
Dengan memperluas program ini, WHO akan membantu negara-negara meningkatkan akses ke alat kesehatan yang terjamin kualitasnya. Ini seperti kondom pria dan wanita, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), perangkat lunak deteksi tuberkulosis berbantuan komputer (CAD-TB), dan alat sunat pria.
“Setiap orang, di mana pun, harus dapat mengandalkan perangkat medis yang aman, efektif, dan memenuhi standar kualitas tinggi,” kata Sylvie Briand, Kepala Ilmuwan WHO dan Asisten Direktur Jenderal untuk Sistem Kesehatan, Akses, dan Data.
“Dengan memperluas prakualifikasi WHO, kami memperkuat kepercayaan pada produk kesehatan penting ini dan membantu negara-negara memperluas akses yang adil terhadap teknologi yang dibutuhkan masyarakat untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan mereka.”
Produk-produk dengan jaminan kualitas lebih baik untuk kesehatan seksual dan reproduksi
Bagian penting dari perluasan ini adalah pengalihan prakualifikasi untuk kondom pria dan wanita serta IUD dari Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFPA) ke WHO. Akses terhadap kondom dan IUD yang terjamin kualitasnya sangat penting untuk kesehatan seksual dan reproduksi.
Produk-produk ini membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat tentang perencanaan keluarga. Kondom juga memainkan peran penting dalam mencegah HIV dan infeksi menular seksual lainnya.
Perangkat sunat pria kini menjadi bagian dari kerangka kerja prakualifikasi perangkat medis WHO yang lebih luas. Sedangkan sebelumnya dinilai melalui proses terpisah.
Perangkat yang telah memenuhi prakualifikasi WHO mendukung layanan sunat medis sukarela yang aman dan terstandarisasi untuk pria, yang dapat mengurangi risiko pria tertular HIV melalui hubungan heteroseksual hingga sekitar 60%.
Perluasan ini juga mencakup perangkat lunak deteksi berbantuan komputer (CAD) untuk skrining tuberkulosis (TB), yang membawa teknologi kesehatan digital ke dalam program prakualifikasi WHO. Perangkat lunak CAD menggunakan sinar-X dada digital dan kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi orang yang mungkin menderita TB dan membutuhkan pengujian lebih lanjut.
Hal ini sangat penting di negara-negara dengan tingkat TB yang tinggi, di mana skrining yang andal dapat membantu mendeteksi TB lebih awal dan menghubungkan orang-orang dengan diagnosis dan pengobatan dengan cepat.
Informasi lebih lanjut mengenai transisi, langkah selanjutnya, dan gelombang penilaian pertama untuk alat kontrasepsi, produk CAD-TB, dan alat sunat pria tersedia di situs web WHO.





