Prohealth.id — Sajian Informasi yang Bergizi dan Peduli
Kesehatan

Guru Besar IPB University Sampaikan Penerapan Plant Health di Forum FAO

Admin

1 menit baca

Guru Besar IPB University Sampaikan Penerapan Plant Health di Forum FAO

Guru Besar Proteksi Tanaman IPB University sekaligus Dekan Fakultas Pertanian Suryo Wiyono menghadiri Food and Agriculture Organization (FAO) Global Conference for Action on One Health in Agrifood System. Konferensi yang digelar di Headquarter FAO Roma pada 21-23 September 2026 ini resmi dibuka oleh Direktur Jenderal FAO, Dr Qu Dongyu.

Dalam konferensi global ini, Suryo menjadi panelis dalam dua diskusi panel dengan tema masing-masing Plant Health as a Key Pillar of One Health dan Integrated Biosecurity Management for Pests and Disease Prevention and Control in Agrifood System.

Di hadapan ribuan perwakilan dari berbagai negara, Suryo menyampaikan pengalaman IPB University melalui Klinik Tanaman dalam deteksi dan tindakan cepat untuk pengendalian hama/penyakit tanaman.

Selain itu, juga disampaikan contoh-contoh penerapan dan keberhasilan inovasi teknologi IPB University berbasis hayati dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman padi, cabai, dan bawang merah di berbagai daerah di Indonesia.

“Secara keseluruhan penerapan inovasi berbasis hayati tersebut berhasil meningkatkan produktivitas 15 sampai 27 persen, dan mengurangi penggunaan pestisida 50 hingga 77 persen,” tuturnya. Penerapan inovasi ini, kata dia, juga melibatkan akademia, petani, dan pemerintah daerah.

One health merupakan pendekatan holistik yang memandang kesehatan manusia, hewan, tanaman dan ekosistem sebagai saling terkait dan interdependen. Pendekatan ini telah disepakati oleh quadripartite lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu World Health Organization (WHO), FAO, World Organisation for Animal Health (WOAH), dan United Nations Environment Programme (UNEP).

Selanjutnya, Suryo menyampaikan bahwa untuk penerapan inovasi untuk kesehatan tanaman dan biosekuriti yang lebih luas perlu mendapat dukungan kebijakan yang kuat, serta dukungan internasional.